Tidak semua guru hero

2 Tahun lalu ketika masih berstatus benih baru, pada sebuah tinkatan pendidikan (kampus namanya)
terdengar hebat dan menyimpan nuansa kedewasaan..
"bak anak kencur, kami kehilangan gigi untuk menggugat tentang strata kami, kami penyandang sifat skrofenia"sifat di mana kami berpandangan bahwa tindakan kami perbuat adalah sebuah kebenaran tanpa protes, dan pikiran untuk mempetimbangkan , tapi akibatnya hanya menjadi alat yang di gerakan.

" ku kerahkan pikiran untuk menentukan arah"
tapi terhalang sesuatu mazhab oleh Guru"
masyarakat melihat sekeliling, tanpa budaya baik pendukungya"
kami bukan budak suruhan, perintah sebuah ketidakberhasilan"
yang kami kenal tolong arahkan kami ke arah di mana
kami dapat mengecap rasa lezat pendidikan.....
saat itu sungguh kami berterima kasih kepada kalian guru kami...

Dunia berputar, slogan kutu buku berpindah, bermula pada guru, sekarang di kalahkan mesin pencari maya, tapi hakikatnya sama sekali bukan itu makanan gizi kami, tolong ajarkan kami mengenal moral pendidikan dan bukan karena pemanjaan nilai & ancamanya...
kami sayang kalian.......

doakan kami guru
semoga lebih baik lagi.

*Protes seorang Mahasiswa*






Posting Komentar - Back to Content