ADUH

Saat terjatuh dalam keterperukan bahkan ketika kita bersenang di bawah Kesenangan semu....
Saat Kalimat terakhir yang di ingin di ucapkan, lantaran sosok utusan tuhan mengambil Kesenangan itu,
dan
Ketika Hati sudah lantaran jatuh, bahkan tak terlihat lagi suapan anugrah dan ampunan Tuhan kita.
Ketika Jiwa ini sudah menjadi gelap. sulit temukan secercah cahaya,,, bagaimana cara mengatasinya.

Mati, Dunia sebutan untuk kehampaan, Face to Face, Tubuh kita bahkan akan menentang kita dengan semangatnya, ungkapkan realita...
Di saat itulah harapan kita pupus untuk bertindak arogan, sombong akan hidup kita...
Maafkan aku tuhanku, sungguh maafkan aku,,,,
Anugerahmu agung...
Hanya  hamba ini terlena dengan panggung yang hanya 2 menitan dari perjalanan yang sungguh panjang.......

Posting Komentar - Back to Content